Jumat, 11 Maret 2016

Kisi-kisi Ujian Sekolah 2016

Kisi-Kisi Ujian Sekolah 2016

kisi-kisi UTS genap kelas 6 2016

Kisi-kisi UTS genap Kelas 6

Senin, 14 Maret 2016

TO Bhs. Indonesia ( lihat kisi-kisi USM 2015-2016)

IPS
a.     Kenampakan alam utama Indonesia
b.     Bencana alam
c.     Mitigasi bencana
d.     Pengertian dan dampak globalisasi

Jumat, 01 Mei 2015

Membuat Kliping Yuk's

Cara Membuat Kliping Yang Baik

Pengertian
Kliping adalah suatu proses pencarian, pemilihan dan penyajian informasi yang berupa potongan berita atau gambar. Potongan berita,artikel dn gambar bisa diperoleh dari majalah, Koran, atau sumber lain.
Isi kliping sangat beragam tergantung informasi apa yang ingin disampaikan atau yang ditugaskan bila itu tugs sekolah. Misalnya kliping berita actual, gambar binatang atau kumpulan resep.
Biasanya media kliping berbahan dasar kertas bisa berupa lemabaran, berbentuk buku atau dijilid menyerupai proposal misalnya.
Biasanya Kliping hanya memuat satu tema, hal ini member keuntungan yaitu informasi yang diberikan akan lebih dalam dan komplit.

Bagaimana cara membuat kliping yang menarik?

Klipingpun bisa dijadikan karya seni, oleh karena itu kita buat dan susun dengan sungguh-sungguh tidak asal-asalan.

Tugas Kliping


Friday Letter #23


Jumat, 17 Oktober 2014

Friday Letter 17 Oktober 2014


5 Tanda Anak Kurang Tidur



5 Tanda Anak Kurang Tidur

Untuk mengetahui apakah anak tidak cukup atau kurang tidur, adalah dengan memperhatikan aktivitasnya saat siang hari. Berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan.

- Anak tertidur di mobil. Jika ia selalu tertidur di mobil saat perjalanan ke sekolah, hal itu merupakan tanda ia kurang tidur.

- Tidak bangun jika tidak dibangunkan. Jika dibiasakan, jam biologis anak akan terbentuk dan ia akan bangun tidur tanpa dibangunkan. Tetapi jika dalam beberapa hari, ia tidak bisa bangun sendiri, bisa jadi ia tidak bisa tidur saat malam hari.

- Rewel. Sikap anak agresif, sensitif dan emosional juga bisa menjadi pertanda bahwa ia tidak cukup tidur. Rasa mengantuk dan lelah karena kurang tidur membuat emosi anak menjadi tidak stabil dan mudah rewel.

- Tidur lebih awal. Meskipun kebiasaan tidur anak sudah terbentuk, tapi sesekali ia bisa saja tidur lebih awal. Hal itu membuatnya bangun lebih cepat, sementara aktivitas belum berjalan. Hal itu bisa membuat jam tidurnya berubah dan mengantuk lebih cepat.

- Memiliki masalah di sekolah. Nilai yang turun karena sulit berkonsentrasi di kelas, tidur saat pelajaran berlangsung adalah tanda-tanda anak kurang tidur. Jika Anda mendapat laporan dari gurunya tentang masalah tersebut, bisa jadi disebabkan karena waktu tidurnya yang kurang.

http://www.parenting.co.id/article/usia.sekolah/cara.mudah.bangunkan.anak.di.pagi.hari/001/004/245

Waktu Tidur Ideal Anak



Waktu Tidur Ideal Anak

Tahukah Anda, jumlah tidur yang dibutuhkan seorang anak berbeda-beda sesuai usianya. Coba cek, sudah cukupkah waktu tidur anak Anda?

Secara bertahap seiring dengan meningkatnya usia, maka makin sedikit waktu tidur yang dibutuhkan anak. Namun pada dasarnya seorang anak membutuhkan banyak waktu tidur. Berikut adalah jumlah tidur anak per hari berdasarkan usia:

-
Bayi   0-1 tahun -> waktu tidur: 14-15 jam yang terdiri dari 8 jam tidur malam, dan 6-7 jam tidur siang.

- Batita 1- 3 tahun -> waktu tidur: 12-14 jam, terbagi atas 11 jam tidur malam, dan 2-3 jam di siang hari.

- Usia preschool 4-6 tahun -> waktu tidur: 11-13 jam, yakni 10-11 jam tidur malam, dan 2 jam di siang hari.

- Usia sekolah 7-12 tahun -> waktu tidur: 10-11 jam, terdiri dari 8-9 jam tidur malam, dan 2 jam di siang hari.

Bila jumlah tidur anak tidak mencapai jumlah di atas, dapat dikatakan
kualitas tidur anak akan menurun. Ciri anak yang kurang waktu tidur, antara lain yaitu selalu tidur bila naik kendaraan, bangun pagi harus dibangunkan, dan rewel di siang hari.

Untuk mengubah pola ini, Anda harus membantu anak terbiasa tidur yang baik dengan mengatur waktu tidur yang tepat.

Melatih Manajemen Waktu Kepada Anak



Melatih Manajemen Waktu Kepada Anak
 
Kemampuan mengatur waktu harus ditanamkan sejak usia dini.
Bagaimana
cara yang tepat?

Semakin besar, anak semakin bebas menggunakan waktu. Ada yang memanfaatkannya dengan baik, ada juga yang tidak. Idealnya anak dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Namun sayangnya, di sekolah anak tidak diajarkan untuk pandai mengatur waktu. Nah, tugas orang tualah yang mengajarkannya.

Berikut ini empat tips untuk mengajar anak pentingnya manajemen
waktu:
1. Bedakan
antara penting dan mendesak
Bantu anak Anda membedakan antara hal yang penting dan yang mendesak. Hal yang penting adalah hal yang berharga untuk kehidupan anak. Sementara, hal yang mendesak adalah hal yang memerlukan tindakan cepat. Tentu saja apa yang paling penting dan paling mendesak bagi setiap orang berbeda-beda. Dorong Anak untuk bisa memilah mana yang paling penting dan paling mendesak terlebih dahulu.

Jumat, 28 Maret 2014

Science Fair Projects: Display Board Tips




Tips untuk membuat tampilan yang baik di Display Board (DB)

1. Bila tersedia, gunakan computer untuk membuat gambar, teks atau chart.

2. Jangan menempelkan terlampau banyak teks/materi/gambar dalam DB. Orang akan nyaman bila ada ruang kosong di antara tempelannya dengan perbandingan 50/50. Tempelan yang terlampau banyak akan membuat kacau penampilan dan membingungkan pembaca.

3. Ukuran huruf yang disarankan adalah 100 untuk judul DB, 48-32 untuk judul dan 18-16 untuk body text.

4. Ilustrasi akan sangat menarik perhatian, kalian bisa memilih dan menempelkan gambar, chart atau diagram .

5.Dalam memotong kertas gunakan cutter agar hasilnya lurus dan rapih.

6. Atur sedemikian mungkin lay out agar terlihat rapih dan menarik untuk dilihat dan dibaca.

7. Atur dulu tata letaknya , letakan di DB, jangan dulu dilem. Bila sudah merasa puas dengan tata letaknya barulah kalian memulai melem kertas tersebut.


Sumber http://cusef.byu.edu/documents/teachers/CUSEF_Display_Board_Tips.pdf

Contoh Display Board


Friday Letter #20